KALIMAT-KALIMAT
YANG BIASA DI UCAPKAN SAAT MEMBERIKAN SAMBUTAN
Ucapan
salam dan Jawabannya :
Apabila kamu dihormati
dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih
baik, atau (setidaknya) balaslah (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah
memperhitungkan segala sesuatu. QS. [4] Annisa : 86
Ucapan
salam :
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ
Jawaban
salam :
Menjawab
salam hukunya wajib kifayah, jika sebagian jamaah sudah menjawabnya maka itu
sudah cukup
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ
Ucapan
Insyaa Allah :
Dalam setiap pembicaraan
tak jarang seseorang mengucapkan kata ‘Insya Allah’ sebagaimana perintah dalam
Surat Al Kahfi : 23-24
وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَداً ﴿٢٣﴾
إِلَّا أَن يَشَاءَ ...... ﴿٢٤﴾
Dan
jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: "Sesungguhnya aku
akan mengerjakan itu besok pagi, kecuali (dengan menyebut):
"Insya-Allah" Namun terkadang dalam penulisannya yang tidak tepat,
maka artinyapun tidak sesuai yang di harapkan, perhatikan tulisan ‘insya Allah’
dalam huruf Arab :
إِنْ شَاءَ اللَّهُ =
In-sya Allah 4
إِنْشَاءَ اللَّهُ =
Insya Allah 8
إِنْسَاءَ اللَّهُ =
Insya Allah 8
Sebagaimana ayat :
إِنَّاأَنشَأْنَاهُنَّ
إِنشَاءً
:
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (QS. Al Waqiah : 35)
Kecuali
jika di tulis dengan selain huruf Arab, maka mengikuti ejaan yang berlaku,
Dalam ejaan Indonesia “Insya”
ejaan Inggris “Insha”
Menutup
Majelis dengan Dzikir dan Shalawat :
Sabda Nabi saw :
مَا قَعَدَ قَوْمُ مَقْعَدًا لَمْ
يَذْكُرُونَ اللهَ فِيهِ وَلَمْ يُصَلُّوْا عَلَى النَّبِيِّ اِلاَّ كَانَ
عَلَيْهِمْ حَسْرَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ (رواه الترمذي وقال حسن)
“Tiada
suatu golonganpun yang duduk menghadiri suatu majelis tapi mereka disana tidak
dzikir pada Allah swt. dan tak mengucapkan shalawat atas Nabi saw, kecuali
mereka akan mendapat kekecewaan di hari kiamat”
مَامِنْ قَوْمٍ يَقُوْمُوْنَ مِنْ مَجْلِسٍ لاَ يَذْكُرُوْنَ
اللهَ فِيْهِ إِلاَّ قَامُوْا عَنْ مِثْلِ جِيْفَةِ حِمَارٍ
وَكَانَ لَهُمْ حَسْرَةً
“Setiap kaum yang bangkit dari majelis yang
tidak ada dzikir pada Allah, maka selesainya majelis itu seperti bangkai
keledai dan hanya menjadi penyesalan pada hari kiamat.”
(HR. Abu Daud, no. 4855; Ahmad, 2:389.
Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih),
Wallaahu A’lamu bis shawaab, Semoga bermanfaat

Komentar
Posting Komentar